Dari Jalan Padang–Painan, H. Verry Mulyadi Membuka Ruang Dialog Tanpa Sekat Bersama Warga Sungai Barameh - NUSANTARA POST

Kamis, 05 Februari 2026

Dari Jalan Padang–Painan, H. Verry Mulyadi Membuka Ruang Dialog Tanpa Sekat Bersama Warga Sungai Barameh


GATES NAN XX|Gudang Rempah Sari di Jalan Raya Padang–Painan, Sungai Barameh, Gates Nan XX, Kamis siang itu berubah wajah. Ruang yang biasa dipenuhi aktivitas ekonomi warga mendadak menjadi tempat bertemunya harapan, keluh kesah, dan suara-suara yang selama ini menunggu untuk didengar langsung oleh wakil rakyat.

Di tempat sederhana itulah Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, H. Verry Mulyadi, SH, menggelar reses perorangan masa sidang kedua tahun 2026. Tanpa protokoler berlebihan, tanpa sekat simbolik kekuasaan, ia memilih duduk sejajar dengan masyarakat yang datang dari berbagai lapisan.

Kursi disusun apa adanya. Ninik mamak, tokoh masyarakat, pemuda, dan kaum ibu membaur dalam satu lingkaran kebersamaan. Suasana hangat tercipta bukan karena dekorasi, melainkan karena harapan bahwa pertemuan ini benar-benar menjadi ruang dialog yang jujur dan bermakna.

H. Verry Mulyadi membuka pertemuan dengan nada tenang. Ia menegaskan bahwa reses bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tanggung jawab moral seorang wakil rakyat untuk kembali ke daerah pemilihan dan mendengar langsung denyut kehidupan masyarakat.

Bagi warga Sungai Barameh, kehadiran langsung anggota DPRD Provinsi di lingkungan mereka menjadi peristiwa yang tidak biasa. Banyak dari mereka merasa inilah momen langka ketika suara kampung bisa disampaikan tanpa perantara.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Gates Nan XX, Syafrizal Koto, menyampaikan apresiasi yang tulus. Ia menilai kehadiran H. Verry Mulyadi di Gudang Rempah Sari sebagai bentuk penghormatan kepada warga yang selama ini berharap aspirasinya tidak berhenti di tingkat bawah.

Menurut Syafrizal, masyarakat Gates Nan XX dan Sungai Barameh hidup dengan persoalan nyata yang menyentuh keseharian. Infrastruktur lingkungan, akses ekonomi, dan kebutuhan dasar menjadi topik yang kerap dibicarakan namun belum seluruhnya terjawab.

Ia menegaskan bahwa warga tidak menuntut janji muluk. Yang diharapkan adalah perhatian yang konsisten dan pengawalan aspirasi agar benar-benar sampai ke meja pengambilan kebijakan di tingkat provinsi.

Dialog pun mengalir tanpa rasa sungkan. Satu per satu warga menyampaikan pandangan, kritik, serta usulan. Tidak ada nada tinggi, tidak pula basa-basi. Semua disampaikan apa adanya, sebagaimana kehidupan yang mereka jalani setiap hari.

H. Verry Mulyadi mencatat setiap masukan dengan serius. Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan dihimpun dan diperjuangkan sesuai kewenangan DPRD Provinsi Sumatera Barat, dengan tetap memperhatikan skala prioritas dan mekanisme anggaran.

Baginya, reses adalah jembatan penting antara kebijakan dan realitas. Tanpa mendengar langsung dari masyarakat, kebijakan berisiko kehilangan arah dan tidak menyentuh kebutuhan nyata di lapangan.

Kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi yang memperkuat hubungan emosional antara wakil rakyat dan konstituennya. Tawa ringan dan obrolan santai di sela-sela dialog memperlihatkan bahwa kepercayaan tumbuh dari kedekatan, bukan jarak.

Syafrizal Koto kembali menegaskan harapan agar pertemuan seperti ini tidak berhenti pada satu momentum. Warga, menurutnya, membutuhkan wakil yang hadir tidak hanya saat menjelang pemilihan, tetapi juga saat masyarakat membutuhkan perhatian dan pembelaan.

Menjelang akhir kegiatan, harapan warga Sungai Barameh terasa semakin menguat. Mereka ingin aspirasi yang telah disampaikan tidak sekadar menjadi catatan, melainkan langkah awal menuju perubahan yang nyata.

Reses perorangan di Gudang Rempah Sari hari itu menjadi simbol bahwa demokrasi bisa tumbuh di ruang sederhana, selama ada kemauan untuk mendengar dan keberanian untuk memperjuangkan suara rakyat.

Bagi Sungai Barameh, pertemuan ini bukan hanya tentang reses, tetapi tentang keyakinan bahwa suara mereka memiliki tempat dalam proses pembangunan Sumatera Barat.



[Andri HD]

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda