Perburuan Panjang Berakhir di Tabing, IPDA Eggy Saputra Pastikan JW Tak Berkutik di Tangan Timsus Bravo Polresta Padang - NUSANTARA POST

Jumat, 06 Februari 2026

Perburuan Panjang Berakhir di Tabing, IPDA Eggy Saputra Pastikan JW Tak Berkutik di Tangan Timsus Bravo Polresta Padang


PADANG|Udara dini hari di kawasan Tabing, Kecamatan Koto Tangah, masih basah oleh embun ketika langkah-langkah senyap aparat kepolisian memecah kesunyian. Di antara deretan bangunan sederhana dan mess usaha kopi keliling, Tim Khusus Bravo Polresta Padang bergerak pelan namun pasti, membidik satu nama yang selama ini berulang kali muncul dalam laporan warga: JW, pria 36 tahun yang dijuluki sebagai “raja penggelapan motor”.

Julukan itu bukan tanpa sebab. Di Pekanbaru hingga Padang, cerita tentang sepeda motor yang lenyap tanpa jejak kerap berujung pada modus yang sama. Kendaraan dipinjam, disewa, atau dibawa dengan alasan tertentu, lalu menghilang. Nama JW disebut-sebut sebagai sosok di balik pola tersebut, membuat keresahan merayap dari satu lingkungan ke lingkungan lain.

Informasi keberadaan pria itu datang dari masyarakat. Warga melihat seseorang dengan ciri-ciri mencurigakan tinggal sementara di mess usaha kopi keliling. Kabar itu cepat sampai ke telinga polisi, dan menjadi bahan atensi serius bagi Timsus Bravo Polresta Padang.

IPDA Eggy Saputra, Dantimsus Bravo Polresta Padang, tak menunggu lama. Ia memimpin langsung patroli rutin yang memang digelar untuk menekan aksi tawuran, balap liar, hingga knalpot brong. Namun malam itu, fokus bertambah: memastikan apakah benar sosok yang dicari berada di lokasi tersebut.

Kendaraan patroli diparkir agak jauh. Beberapa personel berjalan kaki, menyusuri gang-gang kecil dengan komunikasi isyarat. Pengintaian dilakukan hati-hati agar target tak menyadari keberadaan aparat. Setiap gerakan dihitung, setiap bayangan diperhatikan.

Dari kejauhan, seorang pria terlihat keluar masuk mess. Wajahnya cocok dengan deskripsi yang selama ini beredar. IPDA Eggy Saputra memastikan identitasnya terlebih dahulu sebelum memberi aba-aba. Tak ada ruang untuk kesalahan.

Begitu momen dianggap tepat, tim bergerak cepat. Dalam hitungan detik, JW didekati dan diamankan. Tanpa perlawanan berarti, pria itu tak berkutik ketika petugas memperkenalkan diri. Suasana tetap tenang, jauh dari kegaduhan yang kerap menyertai penangkapan.

Penindakan berlangsung singkat namun tegas. Warga sekitar yang sempat terbangun hanya melihat siluet petugas membawa seorang pria keluar dari mess. Bagi mereka, malam itu mungkin tampak biasa, tapi bagi aparat, itu adalah akhir dari perburuan.

IPDA Eggy Saputra menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukan semata kerja polisi. Informasi awal justru datang dari masyarakat yang peduli pada keamanan lingkungannya. Tanpa laporan warga, keberadaan terduga pelaku mungkin masih luput dari pantauan.

Ia menyampaikan apresiasi atas sinergi tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara warga dan kepolisian menjadi kunci utama dalam mengungkap tindak pidana, terutama kasus penggelapan kendaraan yang sering berpindah-pindah lokasi.

Setelah diamankan, JW langsung dibawa ke Mapolresta Padang. Di ruang pemeriksaan, penyidik mulai menelusuri jejak aktivitasnya, termasuk kemungkinan keterlibatan dalam jaringan penggelapan lintas daerah yang lebih luas. Dugaan sementara, aksinya tak berdiri sendiri.

Kasus ini membuka kembali kekhawatiran lama soal kejahatan kendaraan bermotor yang kerap memanfaatkan kelengahan korban. Modus halus, tanpa kekerasan, justru membuat banyak orang tak sadar telah menjadi sasaran hingga motornya tak kembali.

Bagi Timsus Bravo Polresta Padang, penangkapan ini menjadi bukti bahwa patroli rutin bukan sekadar formalitas. Di balik kegiatan yang tampak biasa, ada kerja intelijen, observasi, dan respons cepat yang terus dijaga konsistensinya.

IPDA Eggy Saputra menegaskan komitmennya menjaga wilayah hukum Polresta Padang tetap aman. Ia mengimbau warga untuk tak ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan, sekecil apa pun. Dari satu laporan sederhana, kasus besar bisa terungkap.

Dini hari di Tabing pun kembali sunyi. Namun kali ini, ada rasa lega yang mengendap. Sosok yang selama ini diburu akhirnya berada di tangan hukum, dan kota mendapat sedikit ruang bernapas lebih tenang berkat gerak cepat IPDA Eggy Saputra bersama Timsus Bravo Polresta Padang.


[Andri HD]

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda