Sosok Tegas dan Humanis Berpulang ke Masa Pensiun, Keluarga Besar Lapas Perempuan Padang Lepas Reni Panggabean dengan Doa - NUSANTARA POST

Senin, 29 Juni 2026

Sosok Tegas dan Humanis Berpulang ke Masa Pensiun, Keluarga Besar Lapas Perempuan Padang Lepas Reni Panggabean dengan Doa

PADANG | Suasana haru penuh penghormatan menyelimuti halaman Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Padang saat keluarga besar pemasyarakatan menggelar acara pelepasan purna bakti Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Reni Panggabean, S.H. Setelah mengabdikan diri selama 33 tahun 3 bulan sebagai Aparatur Sipil Negara, Reni resmi menutup perjalanan panjang pengabdiannya dengan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh jajaran.

Acara pelepasan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Padang, Susi Andriani Pohan, dan dihadiri jajaran pejabat struktural, seluruh pegawai, Dharma Wanita, serta warga binaan. Momen tersebut menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian seorang sosok yang selama puluhan tahun menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Perempuan Padang, Susi Andriani Pohan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Reni Panggabean atas kontribusi besar yang telah diberikan selama menjalankan amanah di dunia pemasyarakatan.

Menurut Susi, selama bertugas Reni Panggabean merupakan sosok pemimpin yang memiliki ketegasan, kedisiplinan, serta komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan lapas. Tidak hanya mengedepankan aturan, namun juga selalu menghadirkan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas.

"Dedikasi dan pengabdian Ibu Reni selama lebih dari tiga dekade menjadi teladan bagi kita semua. Nilai integritas, loyalitas, dan profesionalisme yang beliau tunjukkan akan terus menjadi inspirasi bagi jajaran Lapas Perempuan Padang," ujar Susi.

Perjalanan karier Reni Panggabean sebagai KPLP meninggalkan banyak cerita dan kenangan. Sosoknya dikenal sebagai pribadi yang tegas dalam mengambil keputusan, namun tetap peduli dan menghargai setiap orang di lingkungan kerja maupun warga binaan.

Suasana semakin emosional ketika Reni Panggabean menyampaikan pesan perpisahan. Dengan penuh rasa syukur, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Lapas Perempuan Padang yang telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdian dan kehidupannya selama ini.

Isak tangis dan pelukan hangat mewarnai momen perpisahan tersebut. Para pegawai hingga warga binaan turut merasakan kehilangan atas sosok yang selama ini dikenal sebagai pemimpin yang adil, disiplin, dan peduli.

Selain pelepasan purna bakti, momen tersebut juga menjadi istimewa karena bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun Reni Panggabean yang ke-58 tahun. Doa dan ucapan selamat pun diberikan oleh seluruh keluarga besar Lapas Perempuan Padang sebagai bentuk rasa hormat dan kebersamaan.

Acara dilanjutkan dengan pemberian cinderamata, bunga penghargaan, serta doa bersama agar Reni Panggabean senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, umur panjang, dan keberkahan dalam menjalani masa pensiun bersama keluarga tercinta.

Kepala Lapas Perempuan Padang berharap semangat pengabdian yang telah ditunjukkan Reni Panggabean dapat menjadi warisan nilai positif bagi seluruh jajaran untuk terus memberikan pelayanan terbaik, profesional, dan humanis dalam menjalankan tugas pemasyarakatan.

Acara ditutup dengan foto bersama penuh keakraban. Meski masa tugas telah berakhir, nama dan keteladanan Reni Panggabean akan tetap menjadi bagian dari sejarah perjalanan Lapas Perempuan Kelas IIB Padang.

Seluruh keluarga besar Lapas Perempuan Padang mengucapkan selamat memasuki masa purna bakti. Terima kasih atas 33 tahun 3 bulan pengabdian, dedikasi, dan perjuangan yang telah diberikan. Semoga selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta keberkahan dalam kehidupan bersama keluarga.


Andri Hidayat

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda