Ganggu Tarawih dan Picu Balap Liar, Polres Sijunjung Bertindak Tegas Amankan Motor Berknalpot Brong - NUSANTARA POST

Senin, 23 Februari 2026

Ganggu Tarawih dan Picu Balap Liar, Polres Sijunjung Bertindak Tegas Amankan Motor Berknalpot Brong


SIJUNJUNG | Deru suara knalpot brong yang kerap memecah keheningan sore hingga malam hari di bulan suci Ramadan akhirnya mendapat respons tegas dari jajaran Polres Sijunjung. Melalui Satuan Lalu Lintas, aparat melakukan penindakan terhadap sejumlah kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, sebagai bagian dari langkah nyata menciptakan situasi aman dan kondusif di tengah masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Penindakan tersebut dipimpin langsung oleh jajaran Satlantas sebagai implementasi atensi Kapolda Sumatera Barat yang menekankan pentingnya menjaga ketertiban selama Ramadan. Kapolres Sijunjung, AKBP Willian Harbensyah, menegaskan bahwa penggunaan knalpot brong bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi juga bentuk gangguan nyata terhadap kenyamanan publik.

Dalam kegiatan yang berlangsung di sejumlah titik rawan, petugas mengamankan beberapa sepeda motor yang kedapatan menggunakan knalpot brong. Kendaraan-kendaraan tersebut terlihat terparkir dengan garis pembatas sebagai bukti keseriusan aparat dalam menindak pelanggaran. Langkah ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pengendara lain agar tidak lagi menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan berlebihan.

Kasat Lantas Polres Sijunjung, A. Agung Ngurah Santa, menjelaskan bahwa operasi ini bukan semata-mata penegakan hukum, tetapi juga upaya preventif untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti tawuran dan balap liar yang kerap diawali dengan konvoi kendaraan berknalpot bising.

Menurutnya, suara knalpot brong sering kali memicu keresahan masyarakat, terutama saat waktu berbuka puasa dan pelaksanaan salat Tarawih. Tidak sedikit warga yang mengeluhkan kebisingan tersebut karena mengganggu kekhusyukan ibadah di masjid maupun di rumah.

“Ramadan adalah bulan penuh ketenangan. Kami ingin memastikan masyarakat bisa beribadah dengan nyaman tanpa terganggu suara bising kendaraan,” tegas AKBP Willian Harbensyah.

Selain menimbulkan kebisingan, penggunaan knalpot brong juga berdampak pada peningkatan polusi udara. Asap yang dihasilkan lebih pekat dan berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan lansia yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Satlantas Polres Sijunjung juga memberikan edukasi langsung kepada para pengendara yang terjaring razia. Mereka diingatkan bahwa penggunaan knalpot tidak standar melanggar aturan lalu lintas dan dapat dikenakan sanksi tilang sesuai ketentuan yang berlaku.

Langkah tegas ini mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warga berharap penindakan dilakukan secara berkelanjutan agar suasana Ramadan tetap aman dan tertib, tanpa gangguan suara memekakkan telinga yang meresahkan.

Kapolres menambahkan, operasi serupa akan terus digelar secara berkala, terutama pada jam-jam rawan menjelang berbuka puasa dan selepas salat Tarawih. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi munculnya aksi balap liar yang membahayakan pengguna jalan lain.

Tak hanya penindakan, Polres Sijunjung juga menggencarkan patroli dialogis dan imbauan kepada komunitas otomotif serta kalangan remaja agar tidak memodifikasi kendaraan secara berlebihan. Edukasi dinilai penting agar kesadaran tertib berlalu lintas tumbuh dari dalam diri masyarakat.

Kasat Lantas A. Agung Ngurah Santa turut mengajak para orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya, khususnya yang sudah mengendarai sepeda motor, agar tidak terlibat dalam aksi balap liar maupun penggunaan knalpot brong.

Dengan langkah ini, Polres Sijunjung ingin menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama. Ketertiban berlalu lintas bukan hanya soal aturan, tetapi juga tentang menghargai hak orang lain untuk hidup tenang dan beribadah dengan khusyuk.

Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, penindakan knalpot brong menjadi simbol komitmen aparat dalam menjaga harmoni sosial. Harapannya, Sijunjung dapat menjalani bulan suci dengan damai, tanpa kebisingan yang mengusik ketenteraman bersama.


ANDRI HD

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda