NUSANTARA POST

Berita

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Minggu, 31 Agustus 2025

Pesan Tegas AKBP Agung Tribawanto: Warga Pasbar Harus Jaga Kamtibmas, Jangan Mudah Terhasut Provokasi

 

Pasaman Barat | Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pasaman Barat, Sumatera Barat, AKBP Agung Tribawanto, menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi arus informasi di era digital. Ia mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi isu-isu menyesatkan, terutama yang disebarkan melalui media sosial oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dalam keterangannya di Simpang Empat, Sabtu (30/8), Kapolres menyampaikan ajakan kuat agar masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban demi kepentingan bersama.

“Jangan mudah terprovokasi saat ini, termasuk di media sosial. Mari kita semua, masyarakat Pasaman Barat, saling menjaga keamanan dan ketertiban demi kepentingan bersama,” ujar AKBP Agung Tribawanto.

Bahaya Provokasi Dunia Maya

Kapolres menyoroti maraknya provokasi melalui media sosial. Menurutnya, akun-akun anonim kerap menyebarkan informasi yang dipelintir untuk menghasut masyarakat.

“Media sosial jangan dijadikan sarana untuk menghasut orang melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum. Apalagi sekarang, banyak pihak yang mencoba memanfaatkan dunia maya untuk memecah belah dan menebar provokasi,” tegasnya.

Ia berharap warga Pasbar bisa lebih bijak, tidak tergesa-gesa mempercayai informasi, dan selalu memverifikasi kebenaran berita sebelum menyebarkannya.

Dukungan dari Masyarakat

Seruan Kapolres ini mendapat sambutan positif dari warga. Sulastri (42), seorang pedagang di Pasaman Barat, menilai imbauan tersebut sangat penting, terutama bagi generasi muda yang aktif bermedia sosial.

“Kami mendukung pesan Kapolres. Anak-anak muda sekarang memang harus hati-hati dengan apa yang mereka baca dan bagikan. Jangan sampai kita terjebak berita bohong yang bisa memecah belah kampung sendiri,” ujarnya.

Senada dengan itu, Rahmat (35), pengemudi ojek online di Simpang Empat, mengatakan dirinya dan rekan-rekan seprofesi juga berharap masyarakat tidak mudah terpancing ajakan provokatif.

“Kami cari nafkah dengan tenang. Kalau ada yang menghasut lewat medsos, ujungnya yang rugi masyarakat juga. Jadi memang benar kata Kapolres, lebih baik jaga kondusifitas,” katanya.

Turut Berduka atas Korban Ojol

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres juga menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang pengemudi ojek online dalam aksi unjuk rasa di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Kami turut berbelasungkawa atas musibah itu. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ucap Kapolres.

Komitmen Polri untuk Transparan

Kapolres menegaskan bahwa Polri tetap berkomitmen pada transparansi dan akuntabilitas. Jika ada petugas yang terbukti melakukan pelanggaran saat bertugas, pihaknya memastikan sanksi tegas akan dijatuhkan.

“Polri transparan dalam setiap kasus. Jika ada pelanggaran oleh anggota, tentu akan dijatuhkan sanksi tegas sesuai aturan. Tidak ada kompromi untuk hal itu,” tegasnya.

Ajak Bersatu Jaga Pasaman Barat

Di akhir pesannya, Kapolres kembali mengajak seluruh warga untuk menempatkan kepentingan bersama di atas segalanya.

“Mari kita bersama-sama menjaga Pasaman Barat agar tetap aman dan kondusif. Karena keamanan adalah modal utama kita untuk bekerja, berusaha, dan membangun daerah ini,” pungkasnya.


TIM RMO

Wing Udara 1 Turunkan Tim Ikuti Event Gerak Jalan Proklamasi 45 KM HUT Ke-80 Rl 2025

  

TNl AL-Dispen Puspenerbal (31/8/31/2025).|Wing Udara 1 Puspenerbal menurunkan satu tim untuk mengikuti event Gerak Jalan Proklamasi sejauh 45 km dalam rangka memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dimulai dari Kantor Walikota Tanjungpinang, Senggarang dan finish di Tepi Laut Tugu Sirih Kota Tanjungpinang Sabtu malam hingga Minggu dini hari (31/8/2025). 

Pelepasan start gerak jalan ini dihadiri oleh Walikota Tanjungpinang, Forkopimda Kota Tanjungpinang, serta undangan lainnya.

Komandan Wing Udara 1 Puspenerbal, Kolonel Laut (P) Anang Adhi Purwonugroho menyampaikan apresiasi, motivasi dan dukungan kepada tim gerak jalan sebelum melaksanakan lomba.

"Kalian telah menunjukkan semangat dan dedikasi yang tinggi dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti gerak jalan proklamasi ini. Semua memiliki kemampuan dan kekuatan untuk menyelesaikan jarak 45 km ini dengan baik," terang Danwing Udara 1. 

Ia menekankan personelnya untuk tetap mengutamakan kesehatan, keselamatan, dan semangat selama menjalani lomba dengan menikmati perjalanan dengan senang hati dan merayakan semangat kemerdekaan Republik Indonesia. Ia juga percaya prajuritnya akan menjadi contoh yang baik bagi peserta dan masyarakat Tanjungpinang. 

Start gerak jalan dimulai pukul 20.00 WIB, dan setelah menempuh jarak 45 km, tim gerak jalan Wing Udara 1 berhasil mencapai finish di Tepi Laut Tugu Sirih pada pukul 04.23 WIB.

Tim supporter juga menunjukkan semangat yang tinggi dalam mendukung tim gerak jalan Wing Udara 1. Berkat dukungan tersebut, para tim dapat menyelesaikan lomba dengan aman dan tetap semangat.

Kegiatan gerak jalan proklamasi ini merupakan salah satu rangkaian perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 yang digelar oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan dan jiwa korsa di antara masyarakat Tanjungpinang.

Satukan Hati dalam Kebhinekaan, Kodaeral V Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa

  

Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) V menggelar acara Doa Bersama yang menghadirkan momen penuh kebersamaan dan spiritualitas. Acara ini diikuti oleh Komandan Komando Daerah TNI AL (Dankodaeral) V Laksda TNI Ali Triswanto, S.E., M.Si., para Pejabat Utama Kodaeral V , dan Kasatker Kodaeral V serta personel Kodaeral V. Minggu (31/08/2025)

Doa bersama ini menjadi wujud komitmen Kodaeral V untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta memohonkan kebaikan bagi seluruh elemen bangsa.

Di Masjid At-Taqwa Mako Kodaeral V para personel muslim dengan khusyuk mengikuti doa bersama. Ibadah ini secara khusus mendoakan keselamatan dan kemajuan bangsa Indonesia, kesejahteraan seluruh elemen masyarakat, dan perlindungan bagi seluruh bangsa Indonesia dalam menjalankan tugasnya.

Suasana penuh ketenangan dan kebersahajaan menyelimuti seluruh rangkaian acara, menunjukkan persatuan yang kokoh di antara para personel Kodaeral V.

"Doa bersama ini adalah bentuk kerendahan hati kita di hadapan Tuhan, memohon agar Negara Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, kemakmuran, dan perlindungan dari segala musibah,” ujar Dankodaeral V. 

Lebih lanjut dikatakan, Doa ini juga menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa dalam menjalankan tugas, kita tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan fisik dan strategi semata. Kekuatan spiritual dan doa adalah pondasi yang menguatkan langkah kita dalam menjaga keamanan. Semoga dengan doa ini, setiap tugas yang kita jalankan bisa menjadi ladang amal dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Mari kita jadikan momen ini sebagai momentum untuk terus berbuat baik, dan menjaga persatuan bangsa,” tutupnya.

Padang Tetap Harmonis: Ojol Tegaskan Menolak Provokasi, Ajak Semua Pihak Menjaga Damai

 

Padang, Minggu 31 Agustus 2025 | Dari Kota Padang, suara sejuk mengalir deras. Komunitas Ojek Online (Ojol) Kota Padang menegaskan sikap mereka: menolak segala bentuk unjuk rasa yang berujung anarkis, dan memilih jalan damai demi menjaga suasana kondusif di Ranah Minang dan Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan saat pertemuan komunitas di Warung Mas Bagus 2, Jalan Tapi Pasang kawasan Simpang Kinol, Padang, Minggu siang. Hadir sejumlah pengemudi seperti Alfian, Al Karia, Dayat, Moncos, Boni, Choki, Andri, Fery, Robi, dan Adek. Pertemuan turut dipantau oleh jajaran Intelkam Polda Sumbar Divisi 2, di antaranya Ari dan Pak Anton.

“Kami Cari Rezeki, Bukan Ribut”

Dalam suasana penuh kekeluargaan, komunitas ojol Padang menegaskan bahwa profesi mereka murni untuk mencari nafkah halal, bukan untuk menjadi bagian dari gerakan massa yang bisa merugikan banyak pihak.

“Kami di sini bekerja untuk keluarga. Tidak ada alasan bagi kami ikut demo yang anarkis. Silakan orang berdemo, itu hak, tapi harus sesuai hukum. Komunitas Ojol Padang tidak bertanggung jawab atas demo hari ini ataupun besok. Itu bukan jalan kami,” ujar salah seorang anggota yang hadir.

Pernyataan ini menegaskan bahwa isu yang beredar di media sosial mengenai ribuan ojol akan turun ke jalan hanyalah kabar yang tidak benar. Bagi mereka, bekerja dengan tenang jauh lebih penting ketimbang terseret provokasi.

Menolak Anarkisme: “Jangan Ada Affan Berikutnya”

Suasana pertemuan menjadi haru saat membicarakan wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang menjadi korban insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob di Jakarta, Kamis (28/8).

“Kami tidak ingin ada korban lagi. Jangan sampai ada ‘Affan’ berikutnya di Padang atau Sumbar. Silakan menyampaikan pendapat, tapi jangan dengan cara anarkis. Itu bukan demokrasi, itu hanya menyakiti sesama,” ucap salah satu tokoh komunitas dengan suara tegas.

Ucapan itu langsung disambut anggukan bulat para anggota. Mereka sepakat bahwa demokrasi harus dijalankan dengan martabat, tanpa kekerasan dan tanpa membuat orang lain menderita.

Polisi Apresiasi Sikap Ojol

Pernyataan komunitas ojol tersebut juga mendapat apresiasi dari pihak kepolisian. Ari, dari Intelkam Polda Sumbar Divisi 2, menyebut langkah komunitas ojol sebagai contoh kedewasaan berdemokrasi.

“Kami sangat menghargai sikap teman-teman ojol. Negara menjamin kebebasan berpendapat, tetapi tentu ada aturan. Dengan sikap damai seperti ini, suasana aman dan kondusif di Sumbar bisa terus terjaga,” kata Ari.

Pak Anton, perwakilan Intelkam lainnya, menambahkan bahwa kepolisian hadir untuk memastikan aspirasi tetap bisa disampaikan secara tertib dan aman. “Mari sama-sama kita jaga Ranah Minang agar tetap adem, jangan mau diadu domba oleh isu-isu liar,” tegasnya.

Pesan Sejuk dari Ranah Minang untuk Nusantara

Sikap yang diambil Komunitas Ojol Kota Padang dinilai bukan hanya untuk kepentingan lokal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi komunitas ojol di seluruh Indonesia.

“Kami ingin Sumbar tetap aman dan harmonis. Kalau kota ribut, kami yang susah mencari rezeki. Kami ajak semua pihak untuk menjaga kedamaian, bukan hanya untuk Padang, tapi juga untuk Indonesia,” ujar salah seorang anggota.

Pertemuan sederhana di Warung Mas Bagus 2 itu akhirnya melahirkan sebuah makna besar: dari sebuah meja kecil di Simpang Kinol, komunitas ojol Padang menyampaikan pesan nasional—ojol adalah pencari nafkah, bukan pembuat gaduh.


Andri

KAI Divre II Sumbar Ajak Masyarakat Jaga Fasilitas Stasiun Demi Kenyamanan dan Keselamatan Bersama

  

PADANG, SUMBAR | PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mengajak seluruh pengguna jasa dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, keamanan, serta kelestarian fasilitas di area stasiun. Melalui kampanye bertajuk #SalingJagaBersama – Jaga Stasiun, Jaga Perjalanan Kita, KAI menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam merawat sarana publik yang digunakan bersama.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa fasilitas stasiun merupakan aset bersama yang harus dijaga agar perjalanan kereta api tetap nyaman, aman, dan menyenangkan bagi seluruh pengguna jasa.

“Stasiun adalah ruang publik yang kita nikmati bersama. Dengan menjaga kebersihan, menghindari tindakan vandalisme, serta menggunakan fasilitas secara bijak, maka seluruh penumpang dapat merasakan kenyamanan yang sama dalam setiap perjalanan,” ujarnya.

Yuk… bersama-sama kita lakukan ini demi kenyamanan bersama diantaranya:

1. Menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

2. ⁠Menggunakan fasilitas secara bijak sesuai fungsinya.

3. ⁠Menghindari tindakan vandalisme atau perusakan yang dapat merugikan banyak pihak.

4. ⁠Menjaga keamanan dan keselamatan bersama dengan tetap waspada dan mematuhi aturan yang berlaku baik aturan di stasiun, di atas KA maupun di jalur KA.

Lebih lanjut, Reza juga menjelaskan bahwa keselamatan bukan hanya milik penumpang, tetapi juga tanggung jawab kita bersama.

Imbauan ini juga sejalan dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, khususnya Pasal 181, yang menyatakan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api tanpa izin. Selain itu, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan menegaskan larangan melakukan aktivitas yang mengganggu keselamatan perjalanan kereta api. Pelanggaran atas ketentuan tersebut dapat dikenakan sanksi pidana maupun denda.

KAI Divre II Sumbar menekankan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama serta sarana dan prasarana yang tersedia merupakan wujud pelayanan untuk masyarakat. Namun, keberlangsungan dan manfaatnya hanya bisa optimal apabila ada partisipasi aktif dari masyarakat dalam menjaga dan merawatnya.

KAI berharap adanya kesadaran dan kepedulian kolektif dari masyarakat agar stasiun tetap terawat, jalur rel aman dari aktivitas ilegal, dan perjalanan kereta api berjalan selamat, aman, serta lancar.

“Mari kita jaga bersama, Kereta api adalah milik kita semua, sehingga merawatnya berarti menjaga kenyamanan dan keselamatan bersama,” tutur Reza.

Stasiun yang terawat akan menciptakan suasana perjalanan yang lebih nyaman, tertib, dan menyenangkan. Oleh karena itu, kepedulian setiap individu sangat diperlukan agar fasilitas publik ini dapat terus dimanfaatkan dengan baik untuk jangka panjang.

“Melalui gerakan #SalingJagaBersama, kami berharap seluruh pihak semakin peduli terhadap lingkungan stasiun dan keselamatan perjalanan kereta api. Mari kita jadikan stasiun sebagai ruang bersama yang aman, bersih, dan nyaman untuk kita semua,” tutup Reza.


Salam hangat,


Reza Shahab | Kahumas KAI Divre II Sumbar

Ketua LKAAM Sumbar Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dalam Berdemokrasi

  

Sumbar | Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, Fauzi Bahar, mengimbau seluruh masyarakat Sumbar untuk tetap menjaga kedamaian dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang saat ini.

Menurutnya, negara telah menjamin hak setiap warga untuk menyampaikan pendapat. Namun, kebebasan tersebut harus disalurkan sesuai aturan yang berlaku agar tidak menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

“Marilah kita ikuti aturan yang berlaku, jangan mudah terprovokasi dari isu-isu yang berkembang saat ini,” ujar Fauzi Bahar.

Ia menekankan, demokrasi harus dijalankan dengan cara yang beradab dan damai.

“Mari kita hidup damai, mari kita berdemokrasi dengan cara yang telah ditentukan. Dan mari bersama-sama kita jaga Sumatera Barat, Ranah Minang tercinta, tetap dalam suasana yang aman, damai, dan harmonis,” tutupnya.

Sabtu, 30 Agustus 2025

Harnoldi: Gerakan Pangan Murah Bukti Kehadiran Pemerintah untuk Masyarakat Bungus Teluk Kabung

 

BUNGTEKAB, PADANG | Pemerintah Kecamatan Bungus Teluk Kabung sukses menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Tahun 2025 dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 30–31 Agustus 2025, di halaman kantor Camat Bungus Teluk Kabung ini bukan sekadar bazar biasa, melainkan bukti nyata kepedulian seorang pemimpin terhadap masyarakatnya.

Di bawah arahan Camat Bungus Teluk Kabung, Harnoldi, S.H., M.M., bazar ini menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga jauh lebih murah dari pasaran. Komoditas yang disediakan antara lain: beras SPHP Rp62.000 per 5 Kg, gula Indosugar Rp17.000 per Kg, gula RoseBrand Rp17.500 per Kg, serta minyak goreng kemasan “Minyak Kita” Rp15.000 per liter.

Harnoldi: Pemerintah Harus Hadir di Tengah Masyarakat

Camat Harnoldi yang sejak pagi turun langsung memantau kegiatan, menegaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah rakyat.

“Kami ingin memastikan masyarakat Bungus Teluk Kabung tidak kesulitan memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. GPM ini adalah upaya nyata menjaga stabilitas harga sekaligus membantu meringankan beban warga. Dan lebih istimewa lagi, kegiatan ini kita laksanakan di momentum HUT ke-80 RI, sehingga memiliki nilai kebersamaan yang mendalam,” ujar Harnoldi.

Ia juga menekankan bahwa program semacam ini tidak boleh berhenti di sini saja. Menurutnya, pemerintah kecamatan siap menjadikan GPM sebagai agenda rutin agar manfaatnya terus dirasakan.

Kehadiran Camat Jadi Pusat Perhatian

Pantauan awak media, sejak pagi warga berbondong-bondong memadati lokasi bazar. Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Menariknya, kehadiran langsung Camat Harnoldi di tengah kerumunan warga seolah menjadi magnet tersendiri.

Warga terlihat antusias menyapa, bahkan tidak sedikit yang meminta kesempatan berbincang langsung dengan camat. Dengan gaya sederhana dan ramah, Harnoldi melayani setiap keluhan, mendengarkan aspirasi, dan sesekali bercanda dengan warga.

“Kami bangga punya pemimpin yang mau turun langsung, tidak hanya memimpin dari balik meja. Beliau mendengar keluhan kami, bahkan ikut melihat langsung antrean warga. Ini baru pemimpin yang dekat dengan rakyat,” ungkap Gusnaidi (52), warga Kandang Simpang Ampek.

Hal serupa disampaikan Pak.Alex , warga Simpang Tiga, yang mengaku terkesan karena camat mereka hadir langsung mendampingi masyarakat.

“Alhamdulillah, selain bisa belanja murah, kami juga merasa dihargai karena Pak Camat ikut hadir dan bersama kami. Rasanya seperti keluarga besar yang sedang berkumpul,” ujarnya.

Suasana Bazar: Ramai, Murah, dan Penuh Kebersamaan

Sejak pukul 09.00 WIB, antrean panjang sudah terlihat di area bazar. Ibu rumah tangga datang membawa tas belanja, bapak-bapak ikut membantu mengangkat beras, sementara anak-anak terlihat ceria menemani orang tuanya.

Kegiatan ini tidak hanya sekadar jual-beli, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga. Banyak yang saling bercengkerama sembari menunggu giliran, menciptakan suasana meriah seperti pasar rakyat tempo dulu.

Dan di tengah suasana itu, sosok Harnoldi semakin memperkuat pesan bahwa pemerintah hadir bukan hanya di atas kertas kebijakan, melainkan benar-benar menyatu dengan denyut nadi masyarakat.

Pesan Camat: Bersatu, Berdaulat, Sejahtera

Menutup hari pertama kegiatan, Camat Harnoldi menyampaikan pesan penuh semangat kepada masyarakat Bungus Teluk Kabung.

“Mari kita dukung bersama Gerakan Pangan Murah ini. Dengan semangat gotong royong, kita bisa mewujudkan rakyat yang sejahtera, Bungus Teluk Kabung yang lebih maju, dan tentu saja Indonesia yang semakin kuat dalam usia ke-80 tahun kemerdekaannya,” tegasnya.

Kata-kata itu disambut tepuk tangan warga yang hadir. Mereka merasa bangga memiliki pemimpin yang bukan hanya hadir dalam ucapan, tetapi juga dalam tindakan nyata.

Gerakan Pangan Murah 2025 di Bungus Teluk Kabung akhirnya bukan hanya soal belanja murah, melainkan simbol kuatnya ikatan pemerintah dan rakyat, yang ditopang oleh kepemimpinan seorang camat yang merakyat.


Wyndoee

Ad Placement

Intermezzo

Travel

IKLAN

IKLAN

Teknologi